Apakah kamu pernah merasa terdampar dalam perasaan yang berulang-ulang, seperti rasa sedih, frustrasi, atau kecewa yang datang begitu saja? Jika ya, maka kamu mungkin sudah mengalami apa yang disebut dengan istilah psikologi "Altschmerz". Disini, kita akan membahas lebih dalam tentang fenomena psikologis yang menarik ini dan melihatnya dari berbagai perspektif psikologi.
Apa Itu Altschmerz?
Altschmerz, sebuah kata Jerman yang bermakna "perasaan tua" atau "perasaan lama," merujuk pada pengalaman perasaan negatif yang datang secara berulang dari waktu ke waktu. Ini adalah perasaan yang muncul tanpa peringatan, terkadang bahkan ketika kamu berpikir sudah mengatasi atau melupakan masalah yang sama. Ini bisa berupa perasaan kesepian, ketidakmampuan, atau bahkan rasa bersalah.
1. Psikologi Kognitif
Altschmerz dapat dipahami dalam konteks proses kognitif. Setiap kali perasaan lama muncul kembali, otak kita menghubungkannya dengan kenangan dan pengalaman sebelumnya. Itu berarti, kita cenderung melihat situasi saat ini melalui lensa emosi masa lalu, yang dapat mempengaruhi cara kita merespons.
2. Psikologi Sosial
Dalam interaksi sosial, perasaan Altschmerz bisa menjadi faktor yang memengaruhi hubungan dengan orang lain. Misalnya, seseorang yang merasa terluka oleh teman di masa lalu mungkin akan lebih skeptis terhadap teman-teman baru.
3. Psikologi Perkembangan
Altschmerz juga bisa dijelaskan dalam konteks perkembangan pribadi. Pengalaman masa lalu kita membentuk identitas dan pola pikir kita. Perasaan lama mungkin berkaitan dengan masa lalu dan bagaimana kita tumbuh dan berkembang.
4. Psikologi Klinis
Altschmerz dapat menjadi fokus dalam terapi psikologi klinis. Terapis mungkin membantu individu memahami dan mengatasi perasaan lama yang mengganggu mereka, serta mengajarkan strategi untuk mengelola mereka.
Mengatasi Altschmerz adalah tugas yang mungkin tidak selalu mudah, tetapi mungkin memungkinkan. Berikut beberapa langkah yang dapat membantu:
Refleksi: Coba refleksikan asal-usul perasaan lama tersebut. Apakah ada pengalaman khusus atau kenangan yang memicunya?
Mindfulness: Latihan kehadiran saat ini dengan mindfulness dapat membantu memecah pola pikir dan perasaan masa lalu yang mungkin muncul.
Berbicara dengan Seseorang: Terkadang, berbicara dengan teman, keluarga, atau seorang profesional kesehatan mental dapat membantu melepaskan perasaan lama.
Self-Compassion: Ingatlah untuk bersikap lembut pada diri sendiri. Altschmerz adalah pengalaman manusia yang umum, dan tidak ada yang sempurna.
Altschmerz adalah konsep psikologis yang menarik yang membantu kita memahami mengapa perasaan lama seringkali dapat menghantui kita. Dalam perjalanan hidup, kita semua menghadapi tantangan emosional, dan memahami Altschmerz dapat membantu kita mengatasi perasaan lama tersebut. Dari berbagai perspektif psikologi, kita dapat menggali lebih dalam makna dan cara mengatasi fenomena ini. Jadi, jangan terlalu keras pada diri sendiri ketika perasaan lama datang kembali - kamu tidak sendirian dalam perjalanan ini.
Referensi :
McDonald, P. Michael. 2022. Altschmerz: The Psychology of Nostalgia and the Longing for the Past.
Selamat datang di Contact Person
Psikolog Gunawan Soewito