Bagaimana internet dan teknologi digital memengaruhi FOMO dalam kehidupan sehari-hari?

21 Oct 2024
Image

Menggali FOMO Dalam!Kehidupan Sehari-hari di Era Digital!



FOMO, bukanlah julukan baru, namun semakin berkembang pesat dalam kehidupan sehari-hari kita. FOMO adalah singkatan dari "Fear of Missing Out," yang berarti rasa takut ketinggalan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi bagaimana internet dan teknologi digital telah memengaruhi FOMO dalam perspektif psikologi.

 

FOMO: Apa Itu Sebenarnya?

 

FOMO adalah perasaan cemas atau kekhawatiran bahwa kamu akan melewatkan sesuatu yang penting atau menarik yang terjadi di tempat lain ketika kamu berada dalam situasi tertentu. Ini bisa berkaitan dengan acara sosial, peluang karir, atau bahkan pembaruan terbaru di media sosial. FOMO adalah suatu bentuk kecemasan sosial yang berakar dalam psikologi manusia.

 

Teknologi Digital dan FOMO

 

1. Sosial Media: Pemicu Utama FOMO

Sosial media adalah salah satu pemicu utama FOMO dalam kehidupan sehari-hari kita. Dengan aliran tak henti dari postingan, cerita, dan pembaruan status, kita sering kali merasa perlu untuk tetap terhubung secara konstan dan merasa takut ketinggalan. Dalam psikologi, ini dapat dikaitkan dengan kebutuhan akan validasi sosial dan ketidakpastian yang berkaitan dengan citra diri.

 

2. Notifikasi dan Kecanduan

Notifikasi dari aplikasi dan perangkat kita seringkali memicu FOMO. Ketika ponsel kita berdering atau bergetar, itu adalah sinyal untuk memeriksa apa yang terjadi. Kecanduan notifikasi adalah contoh lain bagaimana teknologi digital dapat memperkuat FOMO. Kecanduan ini berkaitan dengan pelepasan dopamin dalam otak kita, yang membuat kita terus-menerus mencari pemenuhan.



Psikologi FOMO

Berikut  dampak psikologi FOMO yang sering kita alami saat ini, yakni : 

 

1. Kecemasan Sosial

FOMO seringkali berakar dalam kecemasan sosial, yaitu rasa takut tidak diterima atau diabaikan oleh orang lain. Psikologi mencatat bahwa FOMO dapat mengganggu kesehatan mental, menyebabkan stres dan kecemasan yang berkelanjutan.

 

2. Ketidakpastian dan Perbandingan Sosial

Teknologi digital seringkali membuat kamu menilai diri kamu sendiri dengan cara yang tidak sehat. Perbandingan sosial dengan orang lain di media sosial seringkali meningkatkan ketidakpastian tentang diri kamu sendiri dan kebutuhan untuk selalu tampil sempurna.



Cara Mengatasi FOMO 

Meskipun teknologi digital adalah penyebab FOMO, itu juga bisa menjadi bagian dari solusinya. Berikut beberapa tips untuk mengatasi FOMO:

 

  • Batas Waktu: Tetapkan batas waktu untuk penggunaan media sosial dan perangkat digital kamu. Hindari terlalu banyak waktu yang dihabiskan di dunia maya.

 

  • Lakukan Digital Detox: Sesekali, berikan diri kamu liburan dari perangkat digital. Pisahkan diri dari ponsel dan komputer selama beberapa jam atau bahkan sehari.

 

  • Latihan Kesadaran: Pelajari teknik kesadaran untuk mengenali perasaan FOMO dan mengatasi kecemasan sosial.

 

  • Prioritaskan Kehidupan Nyata: Fokus pada kehidupan nyata dan hubungan pribadi. Buat hubungan yang bermakna dan nikmati momen di luar dunia maya.



FOMO adalah fenomena psikologis yang semakin dipengaruhi oleh internet dan teknologi digital. Meskipun teknologi ini dapat memicu FOMO, kita juga memiliki kemampuan untuk mengatasi perasaan tersebut dan menciptakan keseimbangan dalam hidup kita. Dengan batasan waktu yang baik dan kesadaran akan pengaruh teknologi pada psikologi kita, kita dapat menjalani kehidupan yang lebih seimbang dan memenuhi. Teruslah berusaha untuk menghadapi FOMO dengan kepala dingin, dan nikmatilah kehidupan nyata yang ada di luar sana.





Referensi : 

 

Shen, Jason. 2023. The FOBO Handbook: How to Overcome the Fear of Better Options.

 

Selamat datang di Contact Person
Psikolog Gunawan Soewito

Admin Psikolog Gunawan Soewito
628123456789
Halo kak, ada yang bisa kami bantu?
×