David Grand, Ph.D. Psikoterapis Penemu Brainspotting

06 Oct 2025
Image

Biografi Singkat

David Grand, Ph.D. adalah seorang psikoterapis asal Amerika Serikat yang dikenal luas sebagai penemu metode Brainspotting. Sebelum menemukan teknik ini, Grand telah lama berkecimpung di dunia psikoterapi dan berpengalaman menggunakan berbagai pendekatan, termasuk Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR).

Kecintaannya pada eksplorasi metode penyembuhan trauma membawanya pada penemuan penting di tahun 2003, yang kemudian mengubah jalannya terapi psikologis modern.

Penemuan Brainspotting

Penemuan Brainspotting berawal dari pengalaman klinis Grand saat menangani seorang atlet ice skater yang kesulitan melakukan gerakan triple loop. Atlet tersebut sudah menjalani sesi terapi mingguan selama satu tahun dengan metode Natural Flow EMDR, adaptasi yang dikembangkan Grand dari EMDR dengan gerakan mata lebih lambat dan musik bilateral untuk menenangkan klien.

Pada suatu sesi, ketika jari Grand melewati garis tengah wajah klien, mata klien tiba-tiba bergetar kuat dan “terkunci” pada titik tersebut. Klien lalu mengalami kilasan trauma masa lalu yang ternyata belum tuntas. Setelah proses berlangsung beberapa menit, getaran mata mereda dan keesokan harinya atlet itu berhasil melakukan triple loop tanpa kesalahan.

Pengalaman inilah yang membuat Grand menyadari adanya jalur baru dalam psikoterapi. Ia kemudian menamai teknik ini sebagai Brainspotting.

Kontribusi Ilmiah

Setelah menemukan Brainspotting, David Grand terus mengembangkan pendekatan ini melalui riset dan kolaborasi dengan terapis lain. Ia menemukan bahwa refleks mata dan bidang pandang dapat menjadi pintu masuk bagi pengalaman emosional yang mendalam.

Selain itu, ia merumuskan dual attunement frame sebagai sikap dasar seorang terapis Brainspotting:

  • Relational Attunement, membangun hubungan terapeutik yang empatik, non-judgemental, dan penuh kehadiran.

  • Neurobiological Attunement, mengikuti reaksi tubuh dan pandangan mata klien untuk memfasilitasi pemrosesan trauma.

Grand juga menekankan Brainspotting sebagai open model, yaitu metode yang bisa dipadukan dengan pendekatan lain sesuai kebutuhan klien.

Sejak diperkenalkan, Brainspotting telah digunakan di berbagai negara termasuk Indonesia. Metode ini dianggap sebagai salah satu inovasi penting dalam psikoterapi modern karena mampu membantu klien memproses trauma, kecemasan, dan hambatan performa dengan cara yang lebih mendalam.

David Grand dikenal bukan hanya sebagai seorang terapis, tetapi juga sebagai inovator yang membawa perubahan besar dalam cara psikologi modern memahami dan menangani trauma. Hingga kini, ia tetap dihormati sebagai tokoh sentral dalam perkembangan terapi berbasis hubungan interpersonal dan respons neurobiologis.

Layanan konseling professional, kami membantu individu dan organisasi mengatasi tantangan mental, memberikan dukungan yang efektif dan solusi yang praktis. Kunjungi sekarang juga di www.PsikologKakgun.com

Referensi :

https://brainspotting.id/what-is-brainspotting/

https://brainspotting.id/sejarah-brainspotting/

Category:

Selamat datang di Contact Person
Psikolog Gunawan Soewito

Admin Psikolog Gunawan Soewito
628123456789
Halo kak, ada yang bisa kami bantu?
×