Julian B. Rotter (1916–2014): Teori Locus of Control dan Social Learning Theory

21 Oct 2025
Image

Biografi Singkat

Julian B. Rotter lahir pada 22 Oktober 1916 di Brooklyn, New York. Ketertarikannya pada psikologi muncul saat remaja setelah membaca karya Sigmund Freud dan Alfred Adler. Ia menempuh pendidikan sarjana di Brooklyn College, lalu melanjutkan studi pascasarjana di University of Iowa di bawah bimbingan Kurt Lewin, tokoh psikologi sosial yang sangat berpengaruh. Rotter memperoleh gelar doktor psikologi klinis dari Indiana University pada 1941. Selama Perang Dunia II, ia bekerja sebagai psikolog militer dalam bidang seleksi dan pelatihan. Setelah perang, Rotter mengajar di Ohio State University dan kemudian menjadi ketua program doktoral psikologi klinis di University of Connecticut. Ia menerima berbagai penghargaan, termasuk APA Award for Distinguished Scientific Applications of Psychology (1988). Rotter wafat pada 6 Januari 2014 di Mansfield, Connecticut, pada usia 97 tahun.

Social Learning Theory

Rotter menggabungkan prinsip behaviorism dengan konsep kognitif untuk menjelaskan perilaku manusia. Ia berpendapat bahwa perilaku dipengaruhi oleh harapan (expectancy) dan nilai penguatan (reinforcement value). Dengan kata lain, seseorang akan memilih perilaku yang ia yakini paling mungkin menghasilkan hasil yang diinginkan dan yang paling bernilai baginya. Teori ini menjadi jembatan antara behaviorisme murni (seperti Skinner) dan pendekatan kognitif yang menekankan proses mental, sehingga memengaruhi lahirnya psikologi sosial modern dan terapi perilaku.

Teori Locus of Control

Konsep paling terkenal Rotter adalah Locus of Control, diperkenalkan melalui artikelnya tahun 1966.

  • Internal locus of control: Individu percaya bahwa keberhasilan atau kegagalan terutama berasal dari usaha, keputusan, dan kemampuan pribadi.

  • External locus of control: Individu merasa bahwa hasil hidup dipengaruhi faktor luar seperti keberuntungan, takdir, nasib, atau kekuatan eksternal lain.

Rotter mengembangkan Internal-External (I–E) Scale, alat ukur yang hingga kini digunakan untuk menilai kecenderungan seseorang terhadap kendali internal atau eksternal.

Relevansi dan Pengaruh

Konsep locus of control menjadi dasar banyak penelitian tentang motivasi, kesehatan, pendidikan, dan psikologi klinis. Misalnya:

  • Pendidikan: Siswa dengan locus internal cenderung lebih termotivasi dan berprestasi karena percaya usaha mereka memengaruhi hasil belajar.

  • Kesehatan: Individu dengan locus internal lebih patuh menjalani pengobatan dan memiliki gaya hidup sehat.

  • Karier: Orang dengan locus internal biasanya lebih aktif merencanakan dan mengembangkan karier.

Kritik

Beberapa peneliti berpendapat bahwa pengelompokan internal–eksternal terlalu sederhana dan tidak memperhitungkan perbedaan lintas budaya. Faktor situasional dan spesifik domain (misalnya kesehatan vs. pekerjaan) juga dapat membuat seseorang internal pada satu aspek dan eksternal pada aspek lain. Meski demikian, model Rotter tetap menjadi kerangka dasar yang memengaruhi teori kontrol diri, kepribadian, dan psikologi sosial hingga sekarang.

Kesimpulan

Julian B. Rotter memadukan pendekatan perilaku dan kognitif untuk memahami bagaimana keyakinan tentang kendali memengaruhi perilaku manusia. Locus of Control tetap menjadi konsep kunci dalam riset psikologi, pendidikan, kesehatan, dan organisasi, menjadikannya salah satu kontribusi paling berpengaruh dalam psikologi kepribadian modern. Layanan konseling professional, kami membantu individu dan organisasi mengatasi tantangan mental, memberikan dukungan yang efektif dan solusi yang praktis. Kunjungi sekarang juga di www.PsikologKakgun.com

Referensi:

  • Rotter, J. B. (1954). Social learning and clinical psychology. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

  • Rotter, J. B. (1966). Generalized expectancies for internal versus external control of reinforcement. Psychological Monographs: General and Applied, 80(1), 1–28. https://doi.org/10.1037/h0092976

  • Lefcourt, H. M. (2014). Locus of control: Current trends in theory and research (2nd ed.). New York, NY: Routledge.

 

Category:

Selamat datang di Contact Person
Psikolog Gunawan Soewito

Admin Psikolog Gunawan Soewito
628123456789
Halo kak, ada yang bisa kami bantu?
×