Mary Dinsmore Salter Ainsworth lahir pada 1 Desember 1913 di Glendale, Ohio, dan dibesarkan di Toronto, Kanada. Ia meraih gelar B.A., M.A., dan Ph.D. dalam psikologi dari University of Toronto, menjadi salah satu mahasiswi doktoral di masanya. Setelah sempat mengajar dan meneliti pada masa Perang Dunia II di Angkatan Darat Kanada, Ainsworth menikah dengan Leonard Ainsworth dan pindah ke Inggris, lalu ke Uganda, sebelum akhirnya menetap di Amerika Serikat. Di Uganda, ia memulai riset observasi naturalistik tentang interaksi ibu–anak yang kelak menjadi fondasi karyanya. Karier akademiknya berlanjut di Johns Hopkins University dan University of Virginia, di mana ia menghasilkan penelitian yang menempatkannya sebagai figur kunci dalam psikologi perkembangan. Mary Ainsworth wafat pada 21 Maret 1999 di Charlottesville, Virginia, meninggalkan warisan ilmiah yang terus memengaruhi teori dan praktik pengasuhan anak.
Ainsworth memperluas teori keterikatan John Bowlby dengan meneliti cara keterikatan bayi dapat diobservasi secara sistematis. Puncak karyanya adalah prosedur laboratorium Strange Situation, yang dirancang pada akhir 1960-an dan dipublikasikan pada 1978. Tujuannya: menilai kualitas keterikatan bayi usia 12–18 bulan terhadap pengasuh utamanya.
Desain Eksperimen
Strange Situation berlangsung sekitar 20 menit di ruang yang tak dikenal bayi dan terdiri atas delapan episode berurutan: (1) bayi dan ibu memasuki ruangan baru, (2) bayi eksplorasi, (3) orang asing masuk, (4) ibu meninggalkan bayi dengan orang asing, (5) ibu kembali, (6) ibu pergi meninggalkan bayi sendirian, (7) orang asing kembali, (8) ibu kembali untuk kedua kalinya. Perilaku bayi, terutama reaksi saat perpisahan dan pertemuan kembali dengan ibu, diobservasi secara cermat.
Klasifikasi Gaya Keterikatan
Dari pengamatan ini, Ainsworth dan timnya mengidentifikasi tiga pola utama:
Secure Attachment (Tipe B): Bayi menggunakan pengasuh sebagai “secure base,” menangis saat ditinggalkan, dan dengan cepat tenang ketika ibu kembali.
Insecure-Avoidant (Tipe A): Bayi cenderung menghindari kontak dengan pengasuh, tampak tidak terganggu saat ditinggal, dan tidak mencari kenyamanan saat ibu kembali
Insecure-Resistant/Ambivalent (Tipe C): Bayi sangat cemas saat pengasuh pergi, tetapi marah atau sulit ditenangkan ketika pengasuh kembali.
Kemudian, peneliti lain menambahkan kategori Disorganized/Disoriented (Tipe D) untuk bayi dengan perilaku kontradiktif atau kebingungan saat reunian, biasanya terkait pengalaman pengasuhan traumatis.
Makna Teoretis
Ainsworth menekankan bahwa perbedaan gaya keterikatan mencerminkan kepekaan pengasuh dalam merespons sinyal bayi. Secure attachment muncul ketika pengasuh konsisten dan responsif; pola tidak aman berkembang ketika pengasuh tidak peka atau tidak dapat diandalkan. Temuan ini memperkaya teori Bowlby dengan bukti empiris dan prosedur observasi terstandar yang kini menjadi acuan riset perkembangan anak di seluruh dunia.
Beberapa kritik menyoroti bahwa Strange Situation dikembangkan di konteks budaya Barat menengah, sehingga interpretasi “aman” atau “tidak aman” mungkin berbeda di masyarakat yang menekankan kekerabatan kolektif atau pengasuhan bergantian. Selain itu, prosedur laboratorium singkat dinilai tidak selalu mewakili hubungan keseharian yang kompleks. Meski begitu, penelitian lintas budaya telah mengadaptasi metode ini dan tetap menemukan pola keterikatan yang sebanding, meskipun distribusinya bervariasi.
Buku utama Ainsworth, Patterns of Attachment (Ainsworth, Blehar, Waters, & Wall, 1978), dianggap tonggak dalam psikologi perkembangan. Prosedur Strange Situation masih menjadi standar emas penelitian keterikatan dan menjadi dasar banyak alat asesmen modern, termasuk Adult Attachment Interview dan intervensi berbasis keterikatan. Konsep “secure base” yang ia rumuskan kini digunakan luas dalam terapi keluarga, konseling pasangan, dan kebijakan kesejahteraan anak.
Mary Ainsworth mengubah pemahaman dunia tentang pentingnya hubungan pengasuh–anak dengan menyajikan metode ilmiah yang konkret untuk menilai keterikatan. Meskipun ada perdebatan tentang konteks budaya, gagasan dan metodenya tetap menjadi pilar psikologi perkembangan, memastikan bahwa kebutuhan bayi akan hubungan aman diakui sebagai fondasi kesehatan emosional seumur hidup.
Layanan konseling professional, kami membantu individu dan organisasi mengatasi tantangan mental, memberikan dukungan yang efektif dan solusi yang praktis. Kunjungi sekarang juga di www.PsikologKakgun.com
Referensi:
Ainsworth, M. D. S., Blehar, M. C., Waters, E., & Wall, S. (1978). Patterns of attachment: A psychological study of the strange situation. Hillsdale, NJ: Erlbaum.
Bretherton, I. (1992). The origins of attachment theory: John Bowlby and Mary Ainsworth. Developmental Psychology, 28(5), 759–775. https://doi.org/10.1037/0012-1649.28.5.759
Grossmann, K., Grossmann, K. E., & Waters, E. (2005). Attachment from infancy to adulthood: The major longitudinal studies. New York: Guilford Press.
Selamat datang di Contact Person
Psikolog Gunawan Soewito